Meusilek atau Peutron Aneuk adalah membawa bayi turun ke tanah dengan suatu upacara atau ritual yang dilakukan oleh masyarakat Aceh dengan praktek yang berbeda-beda ada juga dengan tradisi meusilek atau silat pedang dengan menebas berbagai pohon-pohonan yang sengaja di tanam di depan rumah pas hari acara.
Arti dari istilah peutron aneuk ialah menurunkan bayi dari rumah ke tanah,karena pada umumnya rumah masyarakat Aceh tempo dulu merupakan rumahpanggung atau yang sering disebut sekarang sebagai rumah Aceh.
Adat peutronaneuk disebut juga dengan peugidong tanoh yang merupakan kebiasaan masyarakat Gampong Tokoh membawa anak turun ke tanah. Ada juga sebagian bayi dibawa ke Mesjid, kemudian dimandikan oleh salah satu orang tua Gampong yang paham agama atau alim.
Berbagai macam tempat mandi dikunjungi untuk dimandikan bayi sesuai dengan tujuan yang memiliki hajatan peutroen aneuk apakah di Mesjid, sungai, ataukah tempat lain yang dinazarkan khusus.
Setelah upacara pemandian bayi selesai, maka dilanjutkan dengan acara mengumandangkan shalawat yang bernuansa Islam. Setelah serangkaian acara selesai barulah bayi dibawa turun ke tanah.
Adapun persiapan yang dilakukan masyarakat Gampong sebelum upacara peutron aneuk adalah sebagai berikut:
1). Rapat keluarga yang punya hajatan peutron aneuk (penentuan hari kenduri peutron aneuk).
2). Mengundang kerabat terdekat, tokoh adat dan agama serta masyarakatlainnya untuk datang pada hari dan tanggal yang sudah ditetapkan pada ritual peutron aneuk.
3). Mempersiapkan bahan-bahan kenduri sesuai dengan kemampuan yangpunya hajatan peutron aneuk.
4). Mempersiapkan bahan bahan yang digunakan pada saat peutron aneuk.
Secara keseluruhan tradisi peutron aneuk di masyarakat disesuaikan dengan syariat Islam. Oleh karenanya peutron aneuk itu sendiri dilakukan dengan sunnah Rasul yaitu aqiqah dan pemberian nama, yang dilakukan pada hari ketujuh.
Prosesi kenduri tergantung pada kemampuan pelaksaa acara peutroen aneuk, yaitu dilakukan secara mewah maupun secara sederhana. Bagi orang yang mampu biasanya jika yang di turun tanahkan anak pertama, maka biasanya diadakan upacara yang cukup besar dengan menyembelih kerbau atau lembu kalau yang sedaerhana cukup dengan kambing atau domba.
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=z5t3MJbtJzs
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=DdV5OllbSz8
