Landok Begu secara harafiah berarti Tari Harimau. Tari ini milik penduduk desa Lawe Sawah, merupakan imitasi gerak dari tingkah laku harimau saat mencari mangsa yang sering dilihat oleh penduduk saat mencari rezeki di hutan.
Secara keseluruhan makna simbol yang terdapat dalam Landok Begu melambangkan sifat agresif dari harimau saat mencari mangsa.
Makna simbol dalam Landok Begu dapat dijelaskan seperti berikut:
1) isi cerita mengingatkan penduduk untuk bersikap hati-hati dan berani;
2) gerak, melambangkan sifat agresif dari harimau;
3) musik iringan mengingatkan penduduk agar waspada terhadap sikap agresif harimau;
4) busana, mengingatkan penduduk akan adanya bahaya binatang buas di sekitar tempat tinggal mereka.
One thought on “Landok Begu, Tarian Kluet yang hilang”
ngeri…..